Wali Kota Bodewin: Posyandu Adalah Ujung Tombak Kesehatan, Pemerintah Harus Hadir Adil untuk Semua

banner 468x60

TM.COM , Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena secara resmi membuka kegiatan “Temu Kader Posyandu Se-Kota Ambon”, Sabtu 14 Februari 2026 di Convention Hall MCM Lt II, Tantui, Kota Ambon 

Kegiatan ini juga dihadiri oleh *Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Maluku, Ny. Maya Beby Lewerissa dan Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Ambon, Ny. Lisa Wattimena serta ratusan kader Posyandu dari seluruh kecamatan di Kota Ambon.

Dalam berbagai hal, Wali Kota Bodewin menegaskan prinsip dasar dalam menjalankan pemerintahan, yaitu tidak mencampuradukkan kepentingan pribadi maupun golongan.

“Pemerintah tidak boleh mencampuradukkan kepentingan dalam menjalankan roda pemerintahan. Pemerintah harus hadir kepada semua elemen masyarakat tanpa membeda-bedakan satu dengan yang lainnya. Pembangunan harus berdasarkan keadilan yang merata kepada seluruh masyarakat,” tegas Wali Kota.

Wali Kota menyampaikan penghargaan tinggi kepada para kader Posyandu yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan di tingkat paling bawah.

“Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan dasar utama yang langsung menyentuh setiap lapisan masyarakat. Melalui Posyandu kita dapat meningkatkan kualitas kesehatan warga, dengan menjalankan Standar Pelayanan Minimal atau SPM melalui enam indikator pelayanan dasar,” ujar Bodewin.

Ia menjelaskan, enam indikator SPM tersebut mencakup pelayanan kesehatan ibu dan anak, gizi, pengendalian penyakit, kesehatan lingkungan, serta promotif dan preventif. Jika dijalankan dengan baik maka dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat.

Lebih jauh lagi, Wali Kota menyebut keberadaan Posyandu, Puskesmas, dan Rumah Sakit adalah wujud nyata komitmen pemerintah dalam memastikan layanan kesehatan yang merata dan memadai di Kota Ambon.

“Ini bukan hanya soal gedung dan tenaga kesehatan. Ini soal komitmen kita untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal dari akses layanan kesehatan,” katanya.

Wali Kota juga mengingatkan bahwa masalah kesehatan tidak hanya bisa diselesaikan dengan pengobatan.

“Persoalan kesehatan bukan hanya soal pengobatan. Akan tetapi soal pola makan yang teratur, kesadaran diri, dan kepedulian sosial kita terhadap sesama. Kader Posyandu mempunyai peran besar dalam membangun kesadaran itu di tengah masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Ambon *Ny. Lisa Wattimena* dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh kepada para kader. Ia berharap melalui Temu Kader ini, para kader semakin solid, mendapatkan pelatihan, dan mampu menjadi motivator kesehatan di lingkungan masing-masing.

Kegiatan Temu Kader ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kapasitas kader, dan menyamakan persepsi dalam upaya menurunkan angka stunting, gizi buruk, serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kota Ambon. (*

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *