TM.COM , Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan akan memanggil seluruh kepala sekolah yang siswanya terlibat dalam aksi tawuran pelajar Sekolah Menengah Pertama yang marak terjadi belakangan ini.
Penegasan tersebut disampaikan Wattimena menyusul meningkatnya laporan tawuran antar pelajar di sejumlah titik di Kota Ambon yang meresahkan masyarakat dan mengganggu umum.
“Kami tidak akan tinggal diam. Kepala sekolah yang siswanya terbukti terlibat tawuran akan kami panggil untuk dimintai pertanggungjawaban. Sekolah harus ikut bertanggung jawab dalam pelatihan karakter dan pengawasan siswa,” tegas Wattimena, Senin 28/4/2026.
Wattimena meminta Dinas Pendidikan Kota Ambon untuk berkoordinasi dengan pihak sekolah dan kepolisian guna menginventarisir siswa yang terlibat. Ia menekankan pentingnya peran guru dan orang tua dalam mencegah aksi kekerasan di kalangan pelajar.
“Ini bukan hanya soal penegakan hukum, tapi soal masa depan anak-anak Ambon. Tawuran tidak mewakili nilai-nilai orang basudara. Kita harus berhenti bersama-sama,” ujarnya.
Wali Kota juga mengimbau para orang tua agar lebih aktif mengawasi pergaulan dan aktivitas anak di luar jam sekolah. Pemkot Ambon akan memulai program pelatihan pelajar dan mempertimbangkan sanksi tegas bagi sekolah yang abai melakukan pelatihan.
Pihak Polresta Pulau Ambon & Pp Lease sebelumnya mencatat beberapa kasus tawuran pelajar sepanjang April 2026. Beberapa siswa diamankan dan dilakukan pelatihan. (“










