TM.COM , Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Ambon menggelar Festival Imlek 2577 Kongzili Tahun 2026. Perayaan tahunan ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena. Sabtu 14 Februari 2026 di Taman Pattimura, Lapangan Merdeka, Kota Ambon.
Dalam berbagai hal, Wali Kota Bodewin menegaskan bahwa Festival Imlek bukan sekadar perayaan pergantian tahun baru bagi masyarakat Tionghoa.
“Ini adalah sebuah perayaan tahunan yang menjadi instrumen penting untuk memperkuat dan mempersatukan tali persaudaraan di antara kita. Di Kota Ambon, keberagaman adalah kekuatan. Dan melalui festival ini kita menunjukkan bahwa perbedaan justru menyejahterakan kita,” ujar Wali Kota.
Lebih dari itu, Wali Kota menyebut festival ini juga memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda ekonomi.
“Melalui festival ini kita mendorong ekonomi kreatif dan memberi dampak sosial yang baik serta nyata kepada masyarakat. Kita ingin budaya menjadi penggerak ekonomi, dan ekonomi menjadi penopang kesejahteraan,” tegasnya.
*Bakti Sosial dan Pemberdayaan
Sebagai wujud kepedulian, dalam kegiatan ini dilakukan Pembagian sembako dan alat belajar kepada beberapa yayasan, yaitu:
1. Panti Asuhan Katolik,
2. Panti Asuhan Al-Madinah Warasia
3. Yayasan Tunas Harapan
Penyerahan bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban dan mendukung pendidikan anak-anak di yayasan tersebut.
Rangkaian acara juga diisi dengan penyerahan hadiah Lomba Fashion Show Kategori Anak Batas Usia 5 – 12 Tahun. Lomba ini menjadi wadah bagi anak-anak Ambon untuk menunjukkan kreativitas dan percaya diri.
Selain itu, panitia juga membagikan hadiah doorprize kepada masyarakat yang hadir, sehingga suasana Taman Pattimura berlangsung meriah dan penuh antusiasme.
Festival UMKM Jadi Tulang Punggung,
Festival Imlek tahun ini melibatkan 84 UMKM Kota Ambon yang menampilkan 17 subsektor ekonomi kreatif. Mulai dari kuliner khas, kerajinan tangan, fashion, produk seni, hingga ekonomi digital.
“Keterlibatan 84 UMKM ini adalah bukti nyata bahwa ekonomi kreatif di Ambon terus tumbuh. Pemerintah hadir untuk memberi ruang dan panggung agar produk-produk lokal bisa dikenal lebih luas,” kata Wali Kota.
Wali Kota berharap Festival Imlek 2577 Kongzili ini dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya meriah, tetapi juga berdampak. Baik dalam memperkuat toleransi, menggerakkan UMKM, maupun mempromosikan Kota Ambon sebagai kota budaya dan pariwisata di Indonesia Timur.
Turut hadir dalam kegiatan ini pimpinan OPD terkait, tokoh agama, tokoh masyarakat Tionghoa, serta ribuan warga Kota Ambon yang memadati Taman Pattimura sejak pagi. (*










